Intro image

BUBI CHEN SANG MAESTRO JAZZ MENINGGAL DUNIA DI USIA 74 TAHUN

<

MinorityRecord.com, JAKARTA – Telah berpulang seorang “maestro jazz” handal kebanggan Indonesia, Bubi Chen, pada Kamis (16/2) pukul 18.55 WIB.

Penyebab meninggalnya sang “maestro jazz” dipastikan karena penyakit komplikasi yang dialami. Menurut Juru Bicara Rumah Sakit Telogorejo, Semarang, Nana Noviada mengatakan, Bubi Chen diduga meninggal karena penyakit Diabetes Militus sejak beberapa tahun terakhir. Dia (Bubi Chen) menghembuskan nafas terakhir tepat satu pekan setelah usianya genap 74 tahun.

Howie Bubi Chen, putra musisi jazz legendaris tersebut, menyatakan ayahnya meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Telogorejo, Semarang. Howie Chen-pun sempat mempublikasikan berita duka ayanya pada akun twitter yang dimilikinya @howitwit yang berisikan: “Telah meninggal dunia dengan tenang … My Loving Father … BUBI CHEN pada hari Kamis tgl 16 February 2012, pukul 18.50 di Semarang …”. Menurutnya, sang ayah Bubi Chen sempat pingsan di kediamannya, sebelum dibantarkan ke rumah sakit. “Hanya sebentar dirawat, terus tidak ada (meninggal),” kata Howie ketika dihubungi wartawan republika.co.id, Kamis (16/2).

Kabar itu sontak membuat sejumlah pemusik dan pengamat musik menyatakan kehilangannya di jejaring sosial tersebut. Indra Lesmana menulis, “My heart is broken… We just lost the first and greatest Modern Jazz Pianist this Country ever had… Rest In Peace Oom Bubi Chen”. Indra dikenal dekat dengan almarhum. Ia bahkan pernah menyatakan Bubi seperti ayahnya sendiri. Karier jazznya, kata Indra, antara lain dipengaruhi oleh pianis kenamaan itu. Sedangkan gitaris Balawan menuliskan kenangannya sewaktu tampil bersama Bubi Chen: ”Rip Bubi Chen Indonesian master jazz pianist, I’ve shared the stage with him in Semarang 2010 it will be unforgettable moment !…”

Dijadwalkan Bubi Chen akan hadir di ajang pesta musik jazz akbar tahunan Java Jazz mulai tanggal 2, 3 dan 4 Maret mendatang lewat acara Djarum SuperMild Java Jazz 2012. Sedianya Bubi akan tampil di perhelatan ini bersama musisi jazz Tanah Air lainnya antara lain Dewa Budjana dan Dwiki Dharmawan.

Kepergian Bubi Chen meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi musisi Indonesia lainnya. Pria kelahiran Surabaya, 9 Februari 1938 ini merupakan musisi yang hingga menjelang akhir hayatnya tetap setia menekuni musik jazz. Dia belajar piano sejak berusia lima tahun. Ia dititipkan ayahnya, Tan Khing Hoo, kepada Di Lucia, seorang pianis berkebangsaan Italia, untuk belajar piano. Saat itu Bubi belum bisa membaca apalagi memahami “not balok”. Meski begitu, Bubi bisa mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh Di Lucia karena Bubi sudah terbiasa melihat kakak-kakaknya, Jopie Chen dan Teddy Chen, saat sedang berlatih piano. Bubi belajar pada Di Lucia hingga akhir 1940-an. Selama ahidupnya, Bubi Chen turut mengasuh program Jazz Traffic di radio lokas Surabaya.

 

Video Bubi Chen bersama Indra Lesmana

 

Shortlink:

Currently there are no comments related to this article. You have a special honor to be the first commenter. Thanks!

Leave a Comment


5 × = fifteen